Blurb
Di mata anak-anak SMA Pelita tahun 2013, Arka adalah definisi sempurna. Ketua OSIS, berwibawa, dan calon idaman. Tapi nggak ada yang tahu kalau di balik pintu ruang kesenian yang terkunci, dia cuma cowok yang terobsesi sama gerakan dance yang dianggap nggak laki di masanya.
Sialnya, rahasia itu ketangkep basah sama Aluna. Gadis pendiam, miskin, dan nggak punya HP berkamera—orang terakhir yang bakal dipercaya Arka, tapi satu-satunya yang tahu titik lemahnya.
Bagi Aluna, sekolah bukan tempat cari teman, tapi tempat kerja. Dia adalah murid bayangan, otak asli di balik semua nilai sempurna si Juara Umum yang kaya raya. Hidupnya cuma soal bertahan hidup, sampai Arka datang membawa tantangan gila: berhenti jadi bayangan orang lain.
Di antara rekaman video yang bocor, fitnah yang salah sasaran, dan panggung pemungutan suara yang memanas, keduanya sadar; terkadang untuk bisa bersinar, kamu harus berani melepas topeng yang kamu pakai sendiri.