Pagi hari datang dengan udara yang lebih dingin dari biasanya. Haruto berdiri di depan papan misi bersama Hayate, Hinari dan Shizuma. Kali ini, tanpa ragu, pandangannya langsung tertuju pada bagian yang sebelumnya terasa terlalu jauh.
Rank D.
"Eksplorasi reruntuhan tua di wilayah barat Hutan Lune. Kemungkinan terdapat monster dan artefak kuno."
Hayate bersiul pelan. "Ini sudah naik level."
Shizuma menyeringai tipis. "Lebih berbahaya...tapi juga lebih menguntungkan."
Hinari terlihat sedikit cemas, namun tetap mengangguk. "Kalau kita bersama...harusnya kita bisa."
Semua mata kembali ke Haruto, ia menatap kerta misi itu lebih lama, lalu berkata dengan tenang.
"Kita ambil."
Perjalanan menuju reruntuhan memakan waktu setengah hari. Semakin dalam mereka masuk ke wilayah barat, suasan berubah. Lebih sunyi, lebih berat, seolah hutan itu sendiri...menolak kehadiran mereka.
"Tempat ini tidak terasa normal." gumam Hinari pelan.
Hayate mengangguk sambil mengamati sekeliling. "Terlalu sepi."
Shizuma berhenti sejenak, berjongkok, menyentuh tanah. "Ada jejak...tapi lama."
Haruto berdiri di depan, menatap struktur batu tua yang setengah runtuh dan tertutup lumut.
"Inilah tempatnya." Ia melangkah masuk, dan yang lain mengikutinya.
Interior reruntuhan itu gelap dan lembap. Dindingnya dipenuhi simbol-simbol kuno yang samar bercahaya. Langkah mereka bergema pelan.
"Tetap waspada," kata Haruto.
Tidak lama kemudian...
GRAAAK!
Beberapa makhluk muncul dari bayangan, bukan goblin biasa. Tubuh mereka lebih kurus, lebih panjang, dengan mata kosong yang bersinar pucat.
"Undead..." bisik Hinari.