Kota Emporion tidak pernah benar-benar sepi. Sejak pagi, pasar utama sudah dipenuhi pedagang, pembeli, dan suara tawar-menawar yang bersahutan. Gerobak berisi gandum, buah, dan daging segar berjajar rapi di sepanjang jalan utama. Haruto berjalan bersama kelompoknya di tengah keramaian itu.
Hinari terlihat sedikit lebih santai dari biasanya. "Setelah misi kemarin...rasanya aneh bisa berjalan tanpa harus waspada terus."
Hayate tertawa kecil. "Jangan terbiasa. Dunia ini tidak sebaik yang terlihat."
Shizuma melirik ke sekitar dengan mata tajam. "Dia benar. Kota hanya terlihat aman...di permukaan."
Haruto tidak banyak bicara, matanya mengamati situasi sekitar. Keramaian, distribusi barang, pergerakan orang, semuanya terlihat normal, namun...
"Oi! Pencuri!"
Teriakan tiba-tiba memecah suasana. Semua orang menoleh, seorang pria berlari kencang sambil membawa karung besar di pundaknya.
"Dia mencuri makanan!"
"Tangkap dia!"
Kekacauan langsung terjadi.
"Haruto," kata Hayate cepat, "kita ikut?"
Haruto langsung bergerak. "Ya."
Tanpa menunggu, ia berlari
Shizuma langsung menghilang dari pandangan. "Serahkan yang cepat padaku," suaranya terdengar samar.
Hinari tetap di belakang, menjaga jarak. Pencuri itu berlari masuk ke gang sempit, menabrak beberapa orang di dalamnya.
"Berhenti!" teriak Haruto.
Namun pria itu tidak menoleh. Gerakannya...aneh, terlalu lurus, terlalu kaku, seolah hanya fokus pada satu arah.
"Dia tidak panik..." gumam Haruto.
Shizuma muncul di depan pencuri itu, menghalangi jalannya. "Berhenti di sini."
Namun...pria itu tidak berhenti, ia malah menyerang. Gerakannya kasar, tidak terlatih...tapi nekat.
"Hmm?" Shizuma sedikit terkejut, lalu dengan mudah menghindar.