THE SWORDSMAN

Arief Rahman Hakim
Chapter #15

Jejak yang Tak Terlihat

Pagi itu di kota Emporion biasanya ramai, namun hari itu...terasa berbeda. Masih ada pedagang yang membuka lapak, masih ada pembeli yang berlalu-lalang, tapi jumlahnya berkurang. Percakapan yang biasanya riuh kini terdengar lebih pelan, lebih hati-hati. Seolah semua orang...menunggu sesuatu. Haruto berjalan bersama kelompoknya di sepanjang pasar. Matanya mengamati, bukan hanya orang...tapi suasana.

"Orang-orang jadi lebih waspada," kata Hinari pelan.

Hayate menggangguk sambil menyapu pandangan ke sekitar. "Berita soal kemarin pasti sudah menyebar."

Shizuma berhenti sejenak di dekat sebuah lapak kosong. "Bukan cuman itu," katanya pelan. "Ada yang berubah...ritmenya."

Haruto meliriknya. "Ritme?"

"Ya," lanjut Shizuma. "Kota ini hidup dari aktivitas. Tapi sekarang...ada jeda yang aneh."

Hening sejenak, Haruto mengerti maksudnya. Seperti sesuatu...mengganggu aliran normal kota ini.


Mereka tidak perlu menunggu lama, teriakan kembali lagi terdengar...bukan dari satu arah tertentu, tapi cukup dekat.

"Seseorang jatuh!"

Haruto langsung bergerak menuju sumber suara. Sekelompok orang berkumpul di tengah jalan. Di antara mereka, seorang wanita terbaring di tanah, tubuhnya gemetar hebat.

"Menjauh!" kata Hinari saat mereka mendekat, ia langsung berlutut di samping korban. "Biarkan aku melihatnya."

Wanita itu tidak sadar, namun tubuhnya bergerak tidak wajar. Tangannya menegang, matanya setengah terbuka...tapi kosong. Hinari mengangkat tangannya, cahaya lembut muncul lagi. Namun kali ini...ia langsung menarik nafas tajam.

"...Ini sama."

Haruto menatapnya. "Yang kemarin?"

Hinari mengangguk. "Bahkan lebih kuat."

Hayate mengerutkan kening. "Apa maksudmu 'lebih kuat'?"

Hinari menatap tubuh wanita itu. "Ada sesuatu di dalamnya...tapi lebih dalam. Lebih...menempel."

Shizuma perlahan berjongkok di sisi lain. "Bisa kau keluarkan?"

Lihat selengkapnya