THE SWORDSMAN

Arief Rahman Hakim
Chapter #16

Sentuhan dari Kegelapan

Pagi itu, suasan di area distribusi pangan kota Emporion terasa jauh lebih sepi dibandingkan pasar utama. Gudang-gudang besar berdiri berjajar, sebagian tertutup rapat, sebagian lagi terbuka dengan pekerja yang tampak gelisah. Haruto dan kelompoknya berjalan perlahan di antara bangunan kayu dan batu itu.

"Kalau pola kita benar," kata Hayate sambil mengamati sekitar, "maka semua kejadian kemarin berhubungan dengan tempat ini."

Shizuma menyentuh salah satu peti kayu, lalu membuka sedikit penutupnya. "Gandum. Maih utuh."

Hinari berdiri di dekat Haruto, matanya fokus. "Aku bisa merasakan sisa energi yang sama seperti kemarin...tapi sangat tipis."

Haruto setuju pelan. "...Berarti ini titik awalnya." Ia menatap ke dalam gudang yang lebih gelap. "Masuk."


Interior gudang itu sunyi, terlalu sunyi. Langkah kaki mereka terdengar menggema pelan di antara tumpukan peti.

Hinari menutup matanya sejenak. "Ada sesuatu di sini..."

Haruto langsung waspada. "Di mana?"

Hinari berjalan beberapa langkah ke depan, lalu berhenti di dekat sudut ruangan. "...Di sini."

Shizuma mendekat, lalu berjongkok. Di lantai...ada bekas tipis, seperti noda...tapi bukan cairan. Lebih seperti bayangan yang tertinggal.

"Ini bukan sihir biasa," gumamnya.

Hayate menyilangkan tangan. "Jejak...atau sisa?"

Hinari membuka matanya perlahan. "...Lebih seperti...sesuatu yang pernah 'melekat' di sini."

Haruto menatap bekas itu. Dan saat itu...perasaan aneh muncul, seperti sesuatu...sedang memperhatikan.

Tanpa peringatan...sesuatu bergerak, cepat, tidak terlihat jelas, hanya bayangan.

"...Hinari!"

Haruto langsung berbalik, namun terlambat. Bayangan hitam tipis melesat dari lantai...dan langsung menembus tubuh Hinari.

"...Ahh...!" Hinari terjatuh, tubuhnya menegang, Matanya membelalak, tangannya gemetar hebat

"Apa itu tadi?" teriak Hayate.

Lihat selengkapnya