THE SWORDSMAN

Arief Rahman Hakim
Chapter #19

Bayangan yang Menelan

Udara di gerbang Emporion belum sepenuhnya tenang ketika sosok itu berdiri di tengah kehancuran. Itsuki Kagehira. Tatapannya tidak menunjukkan emosi. Ia hanya mengamati...seperti seseorang yang sedang menilai hasil eksperimen.

Haruto berdiri dengan nafas berat, pedangnya masih bergetar pelan di tangannya. "Apa yang kamu lakukan...?" suaranya rendah, tapi tajam.

Itsuki tidak langsung menjawab, ia mengangkat satu tangannya perlahan, dan bayangan di sekitarnya...mulai berkumpul. "Ini?" katanya akhirnya. "Hanya...kelanjutan."

Tanah di belakangnya retak, bukan oleh kekuatan fisik...melainkan oleh sesuatu yang lebih dalam. Kegelapan itu berputar, membentuk pusaran, seperti luka di ruang itu sendiri.

"...!"

Hayate langsung menegang. "Itu bukan sihir biasa..."

Pusaran itu membesar, dan dari dalamnya...satu demi satu sosok keluar. Goblin, bandit, lebih banyak dari sebelumnya, lebih liar, lebih kosong.

"...Dia memanggil mereka," gumam Renzo.

Shizuma menyipitkan mata. "Bukan memanggil..." Ia mengoreksi pelan "...Menarik."


"Semua bersiap!" teriak salah satu penjaga.

Namun kali ini...mereka tidak sendirian. Dari arah kota, suara langkah kaki terdengar, banyak, semakin banyak. Adventurer berdatangan, dari kelas F hingga B. Dengan senjata yang berbeda, dengan gaya bertarung yang berbeda, namun satu tujuan.

"Jangan biarkan mereka masuk!" teriak seseorang dari belakang.

Panah mulai melesat...sihir mulai dilepaskan. Benturan kembali terjadi, namun kali ini lebih besar, lebih luas, lebih kacau.

Hayate kembali mengambil posisi di belakang. "Jumlahnya tetap terlalu banyak!"

Renzo maju tanpa ragu, menghantam musuh dengan gada besinya. "Kita tahan selama mungkin!"

Haruto berdiri di tengah, menarik nafas, namun sebelum ia bergerak...sesuatu terasa.


"Shizuma?" suara Hayate terdengar ragu.

Haruto menoleh, Shizuma berdiri diam, tidak bergerak, kepalanya sedikit menunduk.

"...Hei," panggil Hayate lagi.

Namun tidak ada respon, lalu...tubuh Shizuma sedikit bergetar. Bayangan hitam...mulai muncul dari lehernya, menjalar cepat.

"...Tidak," bisik Haruto.

Terlambat...Shizuma mengangkat kepalanya, matanya...kosong. Dan dalam sekejap...ia menghilang.

"...!"

Lihat selengkapnya