Kepercayaan diri adalah racun yang manis. Dan saat ini, Kai sedang mabuk karenanya.
Dia melangkah menyusuri gua besar itu dengan langkah ringan, memutar-mutar kartu belati berkarat di antara jari-jarinya seperti keping poker. Dia telah mengalahkan Tikus Level 3. Dia telah mengakali tiga Goblin bersenjata. Dia merasa tak terhentikan.
"Sistem ini tidak terlalu sulit," gumam Kai angkuh. "Kau hanya perlu tahu cara memainkan permainannya."
Terowongan di depan terbuka ke sebuah danau bawah tanah yang luas. Air gelap menjilat tepian berbatu dengan suara pelan. Di tengah jalan setapak, menghalangi satu-satunya jalan ke depan, tidur seekor makhluk besar yang tampak seperti batu raksasa.
Itu terlihat seperti gundukan batu biasa, sampai ia mendengkur dan tanah bergetar.
--------------------------------------------------
[Rock-Shell Turtle]
[Level: 4]
[Status: Tidur]
[Pasif: Heavy Armor (Mengurangi kerusakan fisik sebesar 80%)]
--------------------------------------------------
Kai berhenti. Matanya menyipit menganalisis musuh.
"Pertahanan tinggi," bisik Kai. "Belati berkaratku hanya akan memantul dari cangkang itu seperti lidi. Tikusku tidak bisa menggigit batu. Dan Flashbang-ku masih pendinginan (cooldown) selama..." dia memeriksa jam sistem, "...tiga menit lagi."
Seorang pemain yang cerdas akan menyelinap lewat. Atau menunggu.
Tapi Kai melihat bar Aether-nya: 7/12.
Dia melihat [The Wildcard] di deck-nya. Godaan itu datang lagi.
"Kenapa harus repot-repot menyelinap kalau aku bisa meledakkannya?" Kai menyeringai lebar. "Terakhir kali, kartu ini memberiku Magma Greatsword. Jika aku mendapatkannya lagi, aku bisa mengubah kura-kura ini menjadi sup kura-kura panggang."
Dia melangkah maju, mengangkat tangannya. Elemen kejutan ada di pihaknya.
"Bangun, bangun, waktunya sarapan!" seru Kai.
Dia mengaktifkan [The Wildcard].
Efek glitch yang familiar merobek udara. Piksel neon berputar liar. Suara statis digital memenuhi gua. Kai mengencangkan otot lengannya, mempersiapkan diri untuk menahan berat senjata legendaris. Dia siap menerima bazoka. Sambaran petir. Atau palu perang raksasa.
Cahaya memudar.
Kai menatap objek yang kini ada di tangannya.
Itu adalah sebuah tabung karton kecil berwarna-warni dengan seutas tali menggantung di bagian bawahnya.
--------------------------------------------------
[Kartu Tercipta: Party Popper (Petasan Pesta)]
[Rarity: Trash (Item Lelucon)]
[Damage: 0]
[Efek: Merayakan momen spesial.]
--------------------------------------------------