Tiga Sudut

Ezra Jo
Chapter #4

Bab 4 - Perpisahan dan Tiga Ikatan

BAB 4

PERPISAHAN DAN TIGA IKATAN

Hari kelulusan Sekolah Dasar akhirnya tiba. Halaman SD Nusantara dihiasi panggung kayu sederhana yang dinaungi tenda biru. Suara musik perpisahan bergema di udara, bercampur dengan riuh tawa dan tangis haru para siswa serta orang tua yang merayakan akhir dari enam tahun perjalanan pertama mereka.

​Di sudut panggung utama, Arsena Jovanov berdiri dengan tenang. Di dadanya tersemat pita emas sebagai lulusan terbaik dengan nilai Ujian Nasional tertinggi di sekolah. Meski begitu, tak ada keangkuhan di wajahnya. Seusai acara formal berakhir, Arsena tidak mencari pujian dari guru-guru; mata di balik kacamatanya justru sibuk mencari keberadaan dua orang sahabatnya di antara kerumunan orang.

​Tak jauh dari situ, Reyner Firmansyah melambaikan tangan dengan penuh semangat, berlari menghampirinya. Di samping Reyner, Gio Elfaraz berjalan dengan langkah tegap, mengenakan kemeja putih bersih dan sepatu hitam baru yang beberapa minggu lalu mereka dapatkan bersama.

​"Sen! Selamat, ya! Kamu memang hebat!" seru Reyner penuh kegembiraan, langsung merangkul pundak Arsena tanpa peduli baju seragamnya yang rapi menjadi sedikit kusut.

​"Selamat, Sen," ujar Gio dengan nada suara beratnya yang khas. Ada rasa bangga murni terpancar dari matanya saat menatap Arsena. "Kita berdua sudah tahu dari awal kalau kamu yang bakal dapat nilai tertinggi."

​"Makasih, Rey, Gio," sahut Arsena dengan senyum hangat. "Kalian juga lulus dengan hasil yang bagus. Itu yang paling penting."

Lihat selengkapnya