Time Has Come - Sydney Has Fallen

Saparuddin Santa
Chapter #1

Part 1 - Sydney - Pada Mulanya

Untuk anak- anakku ....

Dimanapun kalian berada, jadilah Cahaya ….

Din Santa.                          

                                                          

TIME HAS COME – SYDNEY HAS FALLEN

"Satu-satunya rahasia Tuhan yang tidak bisa dipecahkan manusia adalah kematian –– Saya mengetahuinya."                                                                                                     

***

Kota Sydney belum tidur. Tetapi jadwal kereta menunjukkan bahwa sudah waktunya pulang dan istirahat. Sabir masih menunggu kereta terakhir menuju Willey Park, tempat ia tinggal selama dua minggu terakhir. Sabir melihat sekelilingnya, sudah tidak banyak orang yang menunggu kereta terakhir menuju arah selatan Sydney. Hanya ada dua orang di jalur seberang, kearah berlawanan yang sedang duduk di Platform Satu. Tidak jauh dari dua orang itu, ada Lima pemuda memainkan bola basket di tangannya. Mereka cukup ribut, seolah tak ada orang lain di stasiun itu yang merasa terganggu dengan teriakan-teriakan mereka.

Meskipun malam makin larut, tapi hiruk pikuk Sydney Harbour sangat jelas terlihat diatas stasiun Circular Quay. Keindahan kota pelabuhan Sydney bisa terlihat menghampar di stasiun ini. Sydney Bridge yang membentang indah memanjang diatas sungai, dan lampu-lampu gedung dan bangunan yang tertata apik, sangat manis bagi para wisatawan. Dan jika kita mengalihkan pandangan kearah utara, akan nampak salah satu simbol kemegahan kota Sydney: Sydney Opera House.

Lihat selengkapnya