Blurb
"Tulis semua itu dengan darahmu!"
"Tuangkan semua penyiksaan yang kamu terima dari kami dalam bentuk tulisan, dengan darahmu sebagai tintanya."
Begitulah kata paman dan bibi di rumahku tadi malam. Mereka menyiksa dan menyekapku saat aku tiba di rumah seminggu yang lalu. Namun, itu tidak akan berlangsung lama, karena aku bertekad darah merekalah yang nantinya akan kering sebentar lagi.