Togashi Uzura: Detektif Bayangan

Ariaria
Chapter #15

Kasus Keempat, Pembunuhan Tanpa Senjata (2)

Tangisan langsung pecah ditengah restoran hotel bintang lima yang terletak di bagian atas gedung pencakar langit tokyo. Mengiris udara yang sunyi. Mengundang rasa pilu. 

Lampu kuning bersinar remang.

Melodi piano dan biola berhenti.

Pintu masuk terbuka dari dalam, Para petugas yang baru saja datang langsung terperangah, kecewa karena semuanya telah terlambat. Akhirnya mereka menghela nafas berat, segera mendekat ke lokasi si kecil Ren yang tubuhnya penuh bengkak. Melakukan tugasnya.

Secara teratur, para tamu kompak bergerak mundur. Menjauh dari lokasi meja nomor 10 untuk para petugas. Mencoba menenangkan keluarga Kanzaki yang kesedihan di sudut restoran. Mengucapkan bela-sungkawa sambil menundukkan kepala.

Fei Xiang sendiri yang berada tak jauh disana mematung bisu. Gemetar melihat kematian seorang bocah lugu terjadi di depan matanya sendiri. Membayangkan betapa kejam dirinya selama ini telah melakukan hal serupa kepada banyak orang tak bersalah. Membangkitkan trauma yang seketika membuat kedua kakinya lumpuh. Terduduk diatas karpet hangat sementara seorang petugas mencoba berjongkok menenangkannya.

Ya ampun.

Kenapa harus di saat seperti ini?

Mendecakkan lidah kesal, aku melipat kemeja putih yang melekat tubuh. Bergerak mendekat ke lokasi tubuh Kanzaki Ren, sementara Naomi Haguro yang sudah sedikit serius mengeluarkan lencana detektif-nya kepada semua orang. Meminta jalan. Bergabung dengan belasan tim medis gabungan yang sedang memeriksa tubuh sang pewaris utama Shangri-La Tokyo, berujar.

Lihat selengkapnya