Blurb
Dalam dunia trading, sebuah grafik dapat bergerak dikarenakan adanya ketidakseimbangan antara ekspektasi dan fakta. Pasar terus menyesuaikan ekspektasinya terhadap masa depan, dan analisa teknikal adalah sesuatu hal yang selalu memiliki batasan yang jelas. Tapi, tidak ada satu pun indikator yang dapat memprediksi ke mana arah hati saat perasaan mulai dipertaruhkan. Kapan harus menahan floating loss, atau kapan harus cutting loss?
Bagi Reina, masuk ke dalam lingkaran grup trading Rendi hanyalah sebuah pencarian arah dan mentorship. Di antara hiruk-pikuk angka dan analisis pasar, sosok supervisor ekspedisi sederhana itu hadir, Raka Wijaya—mampu menjadikan Reina tempat untuk bersandar disaat grafiknya jelas berada pada zona terendah. Saat perasaan tidak lagi seimbang dan emosional mulai terkuras habis, keputusan yang berat bukanlah menghadapi Margin Call, justru mengambil keberanian untuk menarik diri dari pasar yang salah.
Reina sadar, bahwasanya investasi terbaik pun bisa beralih menjadi risiko terbesar.