TRANSMIGRASI

Shine
Chapter #2

Bab 2

Gerbang SMA Garuda dan Tatapan Tajam Itu


​Mobil mewah Mercedes-Benz hitam berhenti tepat di depan gerbang SMA Garuda, sekolah elit tempat para anak konglomerat Jakarta berkumpul. Saat pintu terbuka, semua mata tertuju ke sana.


​Biasanya, Alesha akan turun dengan gaya menantang, kancing baju sengaja dibuka satu, dan riasan wajah yang terlalu berat untuk ukuran anak sekolah. Tapi hari ini, yang turun adalah sosok yang berbeda.



​Alesha melangkah keluar dengan seragam yang rapi, rambut panjangnya diikat ponytail sederhana, dan wajah yang hanya dipoles pelembap tipis. Ia tampak segar, elegan, dan jauh lebih berkelas.


​"Wah, liat tuh. Tumben Alesha rapi banget?" bisik-bisik mulai terdengar dari pinggir lapangan.


​Alesha mengabaikan mereka. Fokusnya hanya satu: masuk kelas, belajar, dan pulang dengan selamat. Namun, sebuah kerumunan di depan lobi sekolah menghentikan langkahnya. Di tengah kerumunan itu, berdirilah dia.


Kim Taehyung.


​Visualnya nyaris tidak masuk akal. Rahang yang tegas, hidung mancung yang sempurna, dan mata tajam yang selalu terlihat dingin sekaligus mematikan. Dia mengenakan jaket kulit hitam di atas seragamnya—ciri khas anak motor yang tidak peduli aturan.


​Di samping Taehyung, berdiri Nara, protagonis wanita yang tampak sedang menunduk ketakutan sambil memegang beberapa buku yang berserakan. Sepertinya Alesha yang asli sudah membuat rencana bully sebelum "insiden wastafel" terjadi.


​"Loh, itu Alesha! Habis deh si Nara," celetuk salah satu murid.


​Taehyung menoleh. Matanya yang tajam langsung mengunci pandangan Alesha. Biasanya, Alesha akan langsung berlari manja ke arah Taehyung atau mulai memaki Nara.


​Taehyung mendengus sinis. "Mau drama apa lagi hari ini, Alesha Hazel? Belum puas kemarin bikin keributan di markas gue?" suaranya berat, deep, dan penuh nada meremehkan.


​Harumi (dalam tubuh Alesha) terdiam sejenak. Gila, aslinya jauh lebih ganteng daripada deskripsi di novel, batinnya jujur. Tapi ia segera tersadar.


​Alesha berjalan mendekat. Semua orang menahan napas, mengira dia akan menampar Nara atau menggandeng paksa lengan Taehyung.


​Sret.


Bukannya menghampiri Taehyung, Alesha justru berjongkok di depan Nara. Dengan tenang, ia memunguti buku-buku Nara yang jatuh ke lantai.


​"Ini bukumu. Lain kali, pegang yang kuat supaya nggak gampang jatuh," ucap Alesha sambil menyodorkan tumpukan buku itu ke tangan Nara yang gemetar.

Lihat selengkapnya