TRAPPED

Sri Asrianti
Chapter #2

Episode 2


Di larang keras untuk copas, tindakan tersebut dapat di pidanakan dengan hukuman dan denda


Happy Reading



Pemimpin rombongan itu memberi isyarat tanpa suara pada kedua anak buahnya


"Di sana." Bisiknya dalam suara yang amat kecil, tangannya menunjuk pohon besar tempat Angel bersembunyi. 


Ketiganya melangkah maju dengan mengendap-endap, Angel masih berdiri tegap menutup mulutnya rapat. 


"Ha! Di sini kau rupanya gadis manis." 


"Haaa!!" 


"Mau lari ke mana lagi kau ha! Permainan petak umpet mu sudah berakhir." Suara pemimpin penjahat itu bergema di tempat yang amat sunyi tersebut. Kedua anak buahnya ikut tertawa senang, mereka bertiga kini berdiri di depan Angel dengan seringai menakutkan. 


"Tidak! Pergi kalian! Tolong!" Angel berteriak sangat keras, namun gema suaranya seperti tertahan di jalan sepi itu. 


"Tolong! Tolong aku!" 


Ketiga penjahat itu tertawa.


"Berteriaklah lebih keras gadis bodoh, di tempat ini tak akan ada yang mendengar mu, bahkan warga tak akan datang. Pegang dia!" Perintah pemimpin penjahat yang berwajah galak dengan bekas luka panjang seperti goresan di wajahnya. 


Kedua anak buahnya memegang tangan kanan dan kiri Angel. Angel memberontak, memohon di lepaskan. 


"Tapi bos, mengapa tempat ini sangat sepi? Sejak kita masuk ke lingkungan ini, aku tidak melihat seorang pun." Tanya salah satu anak buahnya. 


"Tempat ini memang sudah lama di angkerkan oleh para warga, beredar cerita-cerita jika ada beberapa orang yang masuk ke tempat ini dan tak pernah kembali, bahkan ada yang kerap kali mendengar suara-suara aneh di sini, sebab itu tak ada lagi orang yang mau ke tempat ini." Jelasnya. 


Kedua penjahat yaang memegang Angel saling bertatapan, salah satunya memegang tengkuknya. 


"Sekarang bulu kudukku malah berdiri." Ucapnya takut-takut. 


Lihat selengkapnya