TUHAN DI UJUNG LUKA

Herman Siem
Chapter #10

HARUS PERCAYA PADANYA

"Pasti Ada Kemudahan: Di dalam Al-Qur'an {Surah Al-Insyirah ayat 5-6}, Allah menegaskan bahwa bersama kesulitan pasti ada kemudahan. Kesulitan yang diberikan adalah proses mendewasakan dan membersihkan diri, ibu-ibu. Makanya kita harus yakin dan percaya pada?"

"Pada Allah ..." seru kompak ibu-ibu pengajian ketika sepenggalan kalimat di tanya oleh Ustaz Azam.

"Pasti segala masalah akan pergi, kalau kita yakin dan percaya pada-Nya. Yang penting kalau masalah datang, jangan buru-buru putus asa, ya ibu-bu ...?"

"Iya Pak Ustaz ..." seru lagi bersama-sama kompak ibu-ibu pengajian.

"Alhamdulillah ibu-ibu, rangkaian acara pengajian rutin kita pada malam hari ini telah berjalan dengan lancar. Kita sudah mendapatkan tausiah dati Ustaz Azam. Semoga ilmu yang kita dapatkan membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua. Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh,"

Wa'alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh ..." seru kompak lagi ibu-ibu ketika Sarmila menyudahi pengajian malam itu.

Semua ibu-ibu menyalami Ustaz Azam tersenyum dan beranjak keluar dari masjid. Tapi tidak dengan dua ibu-ibu, dua matanya seraya memasang curiga saat melihat Sarmila, malam itu mengenakan pakaian gamis terusan warna hitam senada dengan hijabnya.

"Ngapain tuh Bu Sarmila?" __ "Iya tuh, saya curiga sama Bu Sarmila? Apa benar ya kata orang-orang Bu Sarmila lagi dekat sama Ustaz Azam?" dua ibu-ibu pikirannya mulai macam-macam, padahal malam itu habis dapat siram rohani dari Ustaz Azam.

Memang gelagat Ustaz Azam dan Sarmila bikin kedua rekan pengajiannya curiga melihatnya, keduanya duduk berdua walau berjauhan dan berjarak, masih dalam masjid.

"Udah yuk kita pulang aja," ajak satu ibu-ibu sembari melihat keluar sudah gelap malam.

"Ya nggak bisa, ini'kan masjid. Mereka berdua bukan muhramnya. Kita yang dosa ngebiarin mereka berdua dalam masjid. Bu Sarmila, ayo pulang!" nada panggilnya rada sedikit kencang terlontar dari mulut satu ibu pengajian sembari menghampiri.

"Sebentar bu, saya lagi tanya sama Pak Ustaz Azam. Kalau ibu-ibu mau pulang, pulang saja duluan," __ "Ya nggak bisa Bu Sarmila. Ini masjid, walau ada di rumah sekalianpun nggak boleh berdua. Bu Sarmila dan Pak Ustaz Azam bukan muhram, apa kata orang kalau ada yang lihat! Ayo!" lagi seraya gusar satu ibu, mulutnya sudah nyonyor perhatikan Ustaz Azam tidak enak hatinya beranjak bangun.

"Benar kata ibu-ibu, memang tidak boleh berduaan di masjid, apalagi kami bukan muhram. Maaf ibu-ibu, tadi Bu Sarmila hanya bertanya pada saya. Karena Bu Sarmila sedang dalam kesulitan, ia hanya meminta bantuan pada saya, ada tidak yang ingin menyucikan dan menyetrika pakaian. Bu Sarmila mau mencuci dan menyetrika di rumah siapa saja yang menginginkannya," tutur Ustaz beranjak bangun dan di sertai Sarmila beranjak bangun.

Lihat selengkapnya