2021, adalah tahun yang benar – benar membuat-ku berfikir dan merasa kalau perubahan memanglah benar – benar nyata adaya di atas dunia ini. Tahun yang tidak hanya saja berubah dari segi angka, namun juga dari sisi kehidupan yang berjalan, pun benar – benar membuat-ku sempat merasa malas dan benci untuk menjalani kehidupan ini.
Terkadang memang kita selalu bertanya – tanya, apakah perubah itu benar – benar ada dalam hidup ini?, jikalau memang benar ada, atas kehendak siapakah perubahan itu ada?. Akan tetapi, itu hanya pertanyaan dari para manusia yang tak mengenal siapa penguasa sesungguhnya.
Hal itu hanya berlaku pada orang - orang yang masih bertanya, bagaimana bisa sesuap nasi putih yang kita makan, lambat laun berubah menjadi daging segar. Air mineral berwarna bening bagai sifat seorang bayi tak berdosa, pun dapat berubah menjadi darah pekat berwarna merah.
Sebelumnya memang Aku adalah orang yang tak percaya akan perbahan yang ada di atas kehidupan ini. Entah mengapa Aku tidak percaya pada perubahan itu, mungkin karena Aku yang tak pernah melihat-nya secara langsung?, atau bahkan Aku yang tak pernah menyadari tubuh mungil-ku yang dulu, lambat laun seiring berjalannya usia semakin tumbuh besar.
Mungkin jawaban yang tepat bisa diwakilkan oleh pemikiran-ku yang ke-dua. Yaitu, yang pada intinya Aku sendirilah yang tak pernah menyadari perubahan yang setiap detiknya terjadi.
Arti perubahan mungkin menurut setiap manusia, hewan, atau apapun makhluk Allah SWT mungkin berbeda – beda. Akan tetapi, tetap saja dari perbedaan itu mempunyai satu kesamaan yang memang sejak setiap manusia, hewan, atau tumbuhan sudah tercipta. Yaitu, perubahan yang entah bagaimana jadi-nya, tetaplah tidak akan merubah kenyataan, bahwa kita semua adalah makhluk ciptaan sang pencipta alam semesta, Allah SWT.
Perubahan buruk, baik, maju, mundur, tinggi ke rendah atau bahkan sebaliknya, tetaplah menjadi satu kata, yaitu “Perubahan”.