「双翼」-Twin Wings: Reincarnation into a demon king (series 1) edison novel

Pikri YAnor
Chapter #6

Embun diatas Dahan Kering

Langit di atas sektor utara Lembah Aethelgard tampak berbeda dari wilayah pertempuran utama.

Di sini, sisa-sisa energi pembakaran Api Purba tidak sepenuhnya merusak tanah, melainkan meninggalkan lapisan tanah hitam yang tandus dan membisu.

Sariel-Vael melayang turun perlahan, mengepakkan sayap peraknya untuk membuang inersia pendaran foton yang menyelimuti zirahnya.

Tugas patrolinya di sektor ini adalah memastikan tidak ada sisa-sisa perapal sihir hitam yang bersembunyi di balik garis batuan vulkanik.

Namun, di tengah kesunyian gurun batu yang mati, sensor intinya menangkap gelombang mana yang tidak terikat pada protokol penghancuran Ordo Eksekutor.

Itu adalah fluktuasi sihir yang bergerak lembut, membiaskan frekuensi hijau pucat dan pendaran air murni yang membelah keheningan medan perang.

Sariel-Vael melangkah menembus kabut tipis, mengarahkan pandangannya ke arah sebuah lembah kecil di celah tebing obsidian.

Di sana, bertekuk lutut di atas tanah hitam yang kaku, berdiri sesosok Malaikat dari Divisi Pemelihara Ekosistem Surgawi.

Malaikat itu bernama **Caelum-El**—entitas yang diciptakan khusus untuk mengatur siklus hidrologi dan menyuburkan vegetasi di wilayah-wilayah yang ditaklukkan Surga.

Caelum-El tidak mengenakan zirah perang berkilat layaknya Ordo Eksekutor, melainkan jubah kain berkilau perak yang dihiasi pola-pola embun bercahaya.

Kedua tangannya terulur ke tanah, memancarkan pendaran hijau keemasan yang perlahan menyerap ke dalam retakan batu yang tandus.

Dari dalam tanah hitam yang semula mati, tunas-tunas kecil berwarna zamrud mulai mencuat pelan, merekah di tengah kepulan asap belerang.

Di atas kepala Caelum-El, sekelompok awan kecil terbentuk secara presisi, memuntahkan tetesan hujan gerimis bercahaya yang menyejukkan udara yang memburu.

Sariel-Vael menghentikan langkahnya, merekam fenomena tersebut ke dalam sistem pemrosesan otaknya.

Tindakan Caelum-El beroperasi di luar efisiensi taktis; menumbuhkan kehidupan di tengah medan perang yang belum sepenuhnya dibersihkan adalah sebuah pemborosan kapasitas mana.

"Tindakanmu tidak memiliki efisiensi taktis, Caelum-El," ujar Sariel-Vael datar, suaranya memecah irama gemericik air hujan suci.

"Sektor ini belum sepenuhnya steril dari potensi kontaminasi sihir terlarang. Menumbuhkan struktur organik hanya menyediakan materi pembakaran baru bagi musuh."

Caelum-El tidak langsung berbalik; jemarinya tetap mengusap daun tunas yang baru mekar dengan kelembutan yang terukur dan penuh kepedulian halus.

Awan kecil di atasnya perlahan meluas, menyebarkan aroma tanah basah yang segar serta langsung menetralkan bau belerang di sekeliling mereka.

Setelah siklus penciptaan hujan lokal selesai, Caelum-El berdiri perlahan, memutar tubuhnya untuk menatap Sariel-Vael dengan pupil berwarna hijau keperakan yang jernih.

"Penghancuran adalah tugas Ordo milikmu, Sariel-Vael," jawab Caelum-El, suaranya mengalun seperti gemericik air sungai yang tenang namun berbobot.

"Namun, ketertiban tanpa keberlanjutan hanyalah kuburan yang dirapikan."

Lihat selengkapnya