Two Continents Between Us

Ntalagewang
Chapter #3

Bab 3

Niki merasakan dunia seolah berhenti berputar. Saat melihat sosok itu, sosok yang selama ini dia cari, yang namanya ia bisikkan dalam rindu-rindu panjang.

Rasanya ingin langsung berlari memeluknya, marah yang selama ini ia pendam karena kecewa mendadak runtuh, tidak ada lagi kemarahan itu yang ada hanyalah rasa rindu yang sudah tak terbendung lagi.

Niki mengusap air matanya, dan menggerakan langkahnya ke arah Malvin. Namun, langkahnya terhenti. Dia membeku di tempat dan air matanya turun lebih deras. Dadanya terasa sesak. Kali ini bukan air mata rindu dan bahagia, namun rasa sakit ketika seorang wanita asing, merangkul Malvin. Malvin membalasnya dengan lembut dan mengusap pelan kepala perempuan itu. Yang Niki tau, Malvin tidak akan perlakukan wanita manapun seperti itu, selain Niki dan Paula. Melihat pemandangan yang ada di depannya membuatnya benar-benar terluka.

Pemandangan itu menghantam Niki seperti badai. Sesuatu di dadanya hancur dengan suara yang nyaris terdengar.

Niki berusaha kerasa untuk pergi dari tempat, memeluk erat kantong belanjaannya dan melangkah keluar sambil menahan tangis.

"Hola, chica… estás bien? Te encuentras bien? Are you okay?" Seseorang menegurnya pelan, tetapi Niki hanya mengangguk. Ia tak sanggup bersuara. Tenggorokannya rasanya terkunci.

“Aku menemukannya,” pikirnya getir, “tapi sekarang dia bukan lagi Malvinku… dia milik seseorang.”

Langkahnya terseret-seret, tak peduli beberapa kali dia bertabrakan dengan beberapa pejalan kaki disana.

Lihat selengkapnya