Under Jakarta Skies

Yukino Chiba
Chapter #9

CHAPTER 8: Every Word Matters

Friday Evening


South Jakarta


“Read it again.”


Hana mengembalikan ponsel kepada Faris.


Suaminya menerima ponsel itu sambil terkekeh.


“I’ve read it five times.”


“Make it six.”


Faris menurut.


Ia membaca kembali pesan yang baru saja mereka susun.


Beberapa baris.


Tidak panjang.


Tetapi sudah hampir empat puluh menit mereka mengutak-atik setiap kalimatnya.


Bukan karena sulit menulis.


Melainkan karena mereka ingin memastikan satu hal.


Bahwa seorang perempuan yang sama sekali belum mengenal mereka…


tidak akan merasa terganggu ketika membaca pesan itu.



Faris menurunkan ponselnya.


“I think this one works.”


Hana menggeleng kecil.


“That sentence.”


“Which one?”


“‘I’d like to ask for a few minutes of your time.’”


“What’s wrong with it?”


“It sounds…”


Hana berpikir sejenak.


“…like you’re inviting her to a job interview.”


Faris tertawa.


“I work at an embassy.”


“I can’t help it.”


Hana ikut tersenyum.


“I know.”



Ia mengambil kembali ponselnya.


Menghapus satu kalimat.


Mengetik ulang.


Lalu berhenti lagi.


“Still doesn’t feel right.”


Faris memperhatikan layar.


“Too formal?”


“Too formal.”


“Too casual?”


“Too casual.”


Mereka saling berpandangan.


Lalu sama-sama tertawa kecil.



“Mas.”


“Hm?”


“Do you realize…”


“…we’ve spent almost an hour writing one WhatsApp message?”


Faris mengangguk tenang.


“I do.”


“Normal gak sih?”


“Probably not.”


Jeda.


“But this isn’t a normal message.”


Hana mengangguk pelan.


Benar juga.

Lihat selengkapnya