Under Jakarta Skies

Yukino Chiba
Chapter #11

CHAPTER 10: The Question

Saturday Morning


Panggilan mereka sudah berlangsung hampir empat puluh menit.


Padahal…


awalnya Hana hanya berniat menyampaikan sebuah amanah.


Nyatanya…


mereka justru lebih banyak membicarakan kehidupan.


Tentang pekerjaan.


Tentang keluarga.


Tentang bagaimana rasanya menjadi perempuan muslim yang berusaha menjaga diri di tengah dunia yang serba terbuka.


Hana tersenyum kecil.


“Baru kenal kurang dari sejam…”


“Rasanya seperti ngobrol sama teman lama.”



“Darla…”


“Iya, Kak?”


“Boleh aku tanya sesuatu?”


“Boleh.”


“Tapi kalau nggak nyaman…”


“…nggak usah dijawab.”


Darla terkekeh kecil.


“Kak Hana hati-hati banget ya.”


“Harus.”


“Soalnya ini bukan urusanku.”


“Aku cuma dititipi amanah.”


Kalimat itu membuat Darla diam beberapa detik.


Ia bisa merasakan ketulusan di balik suara perempuan di seberang sana.


Tidak terdengar seperti seseorang yang sedang menjodohkan orang.


Lebih seperti seseorang yang sedang menjaga kepercayaan.



“Aku penasaran…”


“Hm?”


“Waktu pertama ketemu Mas Jakub…”


“…apa kesan pertama kamu?”


Darla langsung tertawa.


“Promise you won’t tell him?”


Hana ikut tertawa.


“I promise.”


Darla menarik napas panjang.


“Honestly…”


“…aku kira beliau galak.”


“Masya Allah.”


“Semua orang bilang begitu.”


“Habis…”


“Beliau tinggi.”


“Iya.”


“Mukanya serius.”


“Iya.”


“Terus…”


Darla kembali tertawa.


“…aku sempat mikir.”


“Ya Allah…”


“Ini orang marah terus ya?”


Mereka berdua tertawa.



“Tapi ternyata?”


Darla berpikir beberapa detik.


“Baik.”


“Very polite.”


“Cuma…”


“Cuma?”


“…kesan pertamaku beliau kayak robot.”


Hana spontan tertawa cukup keras.


“Ya Allah…”


Lihat selengkapnya