Under Jakarta Skies

Yukino Chiba
Chapter #31

CHAPTER 30: The Interview

Thursday


09.10 AM


Jakarta.


Kawasan Sudirman.


Pagi itu terasa sedikit berbeda.


Bukan karena gedung yang akan ia masuki.


Melainkan…


karena untuk pertama kalinya setelah hampir enam tahun…


Jakub datang ke sebuah interview…


bukan sebagai diplomat.


Ia mengenakan setelan navy yang rapi.


Kemeja biru muda.


Dasi sederhana.


Sepatu kulit hitam yang selalu dipolesnya sendiri.


Namun…


ada satu hal yang tidak ikut bersamanya hari itu.


Pin elang Polandia.


Tangannya sempat menyentuh kerah jasnya secara refleks.


Kosong.


Ia tersenyum tipis.


“…Old habit.”


Lalu melangkah masuk.



“Good morning, Mr. Zieliński.”


Resepsionis menyambutnya ramah.


“Good morning.”


“Please have a seat. The interview panel will be with you shortly.”


“Thank you.”


Ruang tunggu dipenuhi beberapa kandidat.


Ada yang sibuk membuka laptop.


Ada yang mengulang presentasi dalam hati.


Ada pula yang mondar-mandir sambil membaca CV.


Jakub memilih duduk tenang.


Ia mengeluarkan sebuah buku saku kecil.


Bukan CV.


Bukan catatan interview.


Hanya beberapa doa yang biasa ia baca sebelum memulai sesuatu yang penting.


Tak lama kemudian…


seorang recruiter menghampiri.


“Mr. Zieliński?”


“We’re ready for you.”


Jakub berdiri.


“Thank you.”



Ruang interview tidak terlalu besar.


Tiga orang telah menunggu.


Dua dari divisi Legal.


Satu dari Human Resources.


Setelah saling berjabat tangan…


mereka langsung memulai.


“So…”


salah seorang interviewer membuka percakapan.


“…what brings a diplomat…”


“…to corporate legal?”


Pertanyaan itu membuat ketiganya tersenyum.


Sepertinya mereka sudah cukup sering mengajukannya.


Jakub ikut tersenyum kecil.


“I’ve been asked…”


“…that question…”


“…quite a few times.”


Suasana langsung mencair.


Tawa kecil terdengar di ruangan.



“Six years…”


“…isn’t a short time.”


“No.”


“What made you consider leaving?”


Jakub berpikir beberapa detik.


Ia tidak mencari jawaban.


Ia hanya memilih kata yang paling tepat.


“I’ve spent years…”


“…representing my country.”


“…building trust.”


“…negotiating.”


“…solving problems…”


“…before they became conflicts.”


Ia berhenti sejenak.


“I realized…”


“…those are still the things…”


“…I want to spend my life doing.”


“…just…”


“…in a different environment.”


Ketiga interviewer saling berpandangan.

Lihat selengkapnya