Blurb
Arga hanya ingin pulang.
Malam itu, setelah berbulan-bulan bekerja lembur, ia membawa sebuah hadiah untuk istrinya. Namun sebuah kecelakaan mengubah segalanya.
Ketika membuka mata, ia mendapati dirinya berada di tempat yang tak pernah dikenalnya. Tak ada suara. Tak ada waktu. Hanya seorang perempuan misterius yang berkata seolah telah lama menunggunya.
"Kau datang juga."
Di tempat itu, bunga-bunga lotus bermekaran, satu demi satu, seakan menghitung sesuatu yang tak dipahami Arga. Semua orang percaya ia telah mati. Padahal tubuhnya masih bertahan di antara hidup dan mati.
Semakin jauh Arga mencari jalan pulang, semakin ia menyadari bahwa tempat itu bukan dihuni oleh orang-orang yang kehilangan nyawa, melainkan oleh hati-hati yang belum selesai. Hati yang masih dipenuhi penyesalan, luka, dan cinta yang tak sempat diungkapkan.
Kini waktu terus berjalan.
Jika Arga gagal menemukan jawaban sebelum semuanya terlambat, ia bukan hanya akan kehilangan kesempatan untuk kembali, tetapi juga kehilangan orang-orang yang akhirnya ia sadari paling berarti dalam hidupnya.
Karena terkadang, yang paling sulit untuk dilepaskan bukanlah seseorang... melainkan diri kita sendiri.