Kalau ada yang tanya kenapa aku, Bang Van, dan Bang Roger punya visual di atas rata-rata, jawabannya cuma satu: genetik Abah dan Bunda memang nggak main-main. Kami lahir di keluarga yang "sederhana ke atas sedikit", yang penting nggak pernah kekurangan kasih sayang dan keributan.
Dulu, Bunda adalah tim marketing dari Vietnam yang dipindahtugaskan ke Bandung. Di sanalah ia bertemu takdirnya yang punya tingkat percaya diri paling tinggi sedunia: Abah.
Abah itu tipe laki-laki yang radar percaya dirinya ada di angka 9999%. Dia sangat yakin semua orang akan suka melihat wajahnya. Begitu melihat Bunda, Abah langsung belajar bahasa Vietnam mati-matian cuma dalam waktu satu hari.
Kalimat legendaris yang dia hafal sampai detik ini adalah:
"Cho toi xin so dien thoai cua ban duoc khong?"
Artinya simpel: "Boleh nggak minta nomor teleponnya?" Tapi buat Abah, itu adalah kalimat sakti mandraguna. Mau tahu apa yang lebih lucu? Abah menghafalnya pakai nada alif-ba-ta iqro—satu kata, satu hentakan. Mabeluzz....