Veilbound: Beyond the Ashen Crown

Diva Amane
Chapter #20

Perintah dari Mireth

Siang di kompleks utama Abyssal Sovereign selalu terasa lebih dingin daripada tempat lain.

Matahari mungkin berdiri tinggi di atas kota, tetapi cahaya yang masuk melalui jendela-jendela batu hanya meninggalkan garis pucat di lantai. Sebagian besar bangunan guild dibangun dari batu hitam yang menyerap panas dan suara. Koridor-koridornya panjang, sempit, dan saling terhubung oleh pintu besi yang hanya dapat dibuka dengan segel tertentu. Bau crystal yang telah diproses bercampur dengan logam, minyak, dan debu memenuhi udara.

Mireth berdiri di depan meja pemeriksaan ketika sebuah kotak kecil diletakkan di hadapannya.

Kotak itu tidak memiliki tanda pengenal.

Hanya segel Abyssal Sovereign.

Ia tidak langsung membukanya.

"Siapa yang mengirim?"

Pejabat senior di hadapannya menunduk.

"Bagian distribusi crystal."

"Dan mengapa tidak melalui jalur laporan biasa?"

"Karena isi laporan dianggap sensitif."

Mireth mengangkat mata.

"Lebih sensitif daripada apa?"

Pejabat itu menahan napas.

"Beberapa catatan distribusi tidak sesuai dengan penerima yang tercatat."

Mireth membuka kotak.

Di dalamnya terdapat tiga lembar laporan, dua serpihan kristal kecil sebagai sampel, dan daftar nama yang ditulis tangan.

Ia membaca lembar pertama.

Pengiriman crystal ke wilayah utara.

Jumlah tercatat: dua puluh empat unit.

Jumlah yang diterima: dua puluh.

Empat unit hilang dalam perjalanan.

Mireth membalik halaman.

Pengiriman kedua.

Jumlah tercatat: dua belas.

Penerima mengaku menerima sepuluh.

Laporan ketiga lebih buruk.

Satu peti crystal tidak pernah tiba.

Namun tanda terima telah kembali dengan cap penerima.

Mireth meletakkan kertas.

"Berapa lama?"

Pejabat itu menunduk lebih dalam.

"Kami baru menemukan pola ini dalam beberapa pekan terakhir."

"Baru menemukan?"

"Ya."

"Berapa banyak?"

"Belum dapat dipastikan."

Mireth menatapnya.

"Kalau belum dapat dipastikan, jangan datang kepadaku dengan kata 'beberapa'."

Pejabat itu segera membuka catatan.

"Sedikitnya tujuh jalur distribusi menunjukkan perbedaan."

"Dan informasi?"

"Empat jalur komunikasi internal diketahui pernah diakses pihak yang tidak terdaftar."

Ruangan mendadak terasa lebih sempit.

Mireth mengambil daftar nama.

Ada dua belas nama.

Sebagian berasal dari gudang.

Sebagian dari bagian komunikasi.

Dua nama merupakan anggota lapangan yang memiliki akses terhadap jalur suplai.

Mireth membacanya satu per satu.

Kemudian ia bertanya,

"Siapa yang menyusun daftar ini?"

"Kami."

"Berapa kali kalian memeriksanya?"

"Dua kali."

"Periksa lagi."

Pejabat itu menunduk.

"Baik."

"Dan jangan periksa hanya nama."

Mireth mengembalikan daftar.

"Periksa jalurnya."

--o--

Sore belum tiba ketika seluruh bagian administrasi Abyssal Sovereign mulai bergerak.

Tidak ada pengumuman.

Tidak ada lonceng peringatan.

Namun orang-orang yang bekerja di kompleks utama segera menyadari bahwa sesuatu telah berubah.

Pintu gudang crystal ditutup lebih awal.

Catatan pengiriman dikeluarkan dari ruang penyimpanan.

Jalur komunikasi internal diperiksa satu per satu.

Segel yang biasanya hanya diperiksa pada akhir pekan mulai dibuka setiap beberapa jam.

Para pejabat senior membawa buku registrasi dari satu ruang ke ruang lain.

Mireth tidak memimpin pemeriksaan dari tengah kerumunan.

Ia berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain.

Melihat.

Mendengar.

Membaca.

Ia memulai dari gudang.

Rak-rak crystal tersusun dalam barisan panjang. Sebagian kristal masih kasar, sebagian telah diproses dan memiliki warna yang lebih terang. Setiap peti memiliki tanda wilayah, jumlah, tingkat kemurnian, dan penerima.

Mireth meminta tiga bulan catatan.

"Jangan hanya tunjukkan pengiriman yang hilang."

Kepala gudang mengangguk.

"Ya, Lord Mireth."

"Tunjukkan juga yang berhasil sampai."

"Yang berhasil?"

"Kalau kalian hanya mencari kehilangan, kalian akan menemukan kehilangan. Aku ingin tahu dari mana barang-barang yang hilang itu berangkat."

Catatan dibuka.

Satu demi satu.

Mireth mencocokkan tanggal.

Jalur.

Nama pengangkut.

Nama penerima.

Kemudian ia melihat sesuatu.

"Ini."

Kepala gudang mendekat.

"Pengiriman ke timur."

"Ya."

"Jumlahnya sesuai."

"Di catatan."

Mireth mengetuk satu baris.

"Pengangkutnya siapa?"

Kepala gudang memeriksa.

"Ravian."

"Masih bekerja?"

"Masih."

"Periksa seluruh pengiriman yang menggunakan namanya."

Kepala gudang segera memberi perintah.

Beberapa saat kemudian, enam catatan dibawa.

Dua di antaranya memiliki selisih.

Tidak besar.

Terlalu kecil untuk menarik perhatian jika dilihat sendiri.

Namun Mireth menyatukannya.

"Empat."

Kepala gudang menatap angka tersebut.

"Empat crystal."

"Ya."

"Jumlah kecil."

Mireth menatapnya.

"Crystal kecil tetap crystal."

Ia mengambil catatan lain.

"Dan sekarang cari siapa yang memberi tahu Ravian tentang jalur yang tidak tercatat."

Kepala gudang terdiam.

Mireth tidak menunggu.

"Semua orang yang memiliki akses."

--o--

Menjelang senja, nama-nama baru mulai muncul.

Bukan hanya Ravian.

Ada petugas komunikasi yang mengirim salinan jadwal pergerakan kepada kelompok luar.

Ada penjaga gudang yang menjual informasi mengenai waktu pengiriman.

Ada seorang anggota lapangan yang beberapa kali menerima pembayaran dari pihak yang tidak terdaftar.

Ada seorang kurir yang membawa pesan melewati jalur resmi tanpa mencatat tujuan sebenarnya.

Empat nama.

Kemudian enam.

Lihat selengkapnya