Oca, gue minta maaf sudah melakukan kesalahan yang berdampak sangat gak baik dan sangat gak adil buat lo. Satu pukulan telak menghantam keras perasaan yang mana gue gak akan bisa mengubahnya sampai kapan pun.
Maafkan gue juga udah mencorengkan harga diri lo, Opa, keluarga besar dan tentunya orangtua lo sendiri yang pasti tidak terima dan bakal usir gue kalo mereka tahu. Gini Ca, gue akan menerima ganjaran dari apa yang telah gue lakukan.
Apapun itu!! Asal lo gak bilang anak itu bapaknya gue.
Maafin gue juga gak bisa menjaga nafsu dan kenakalan gue yang gak mampu gue hilangkan sejak kita saling kenal dan hidup sebagai saudara dari SMP. Tapi gue juga bingung kenapa bisa sampai sebrutal ini. Jujur, ini kenakalan terbesar gue dan gue angkat tangan setinggi langit karena tidak sanggup bertanggungjawab. Yah, Cara satu-satunya lo bisa bertahan yaitu jadikan Fadlan suami, karena itu yang akan menyelamatkan lo dan gue dari semuanya nanti walaupun pacar lo sendiri yang bakal jadi bulan-bulanan Opa dan Bokap lo.
Maaf yah sudah buat lo celaka, Oca.