Bab 1.
Rumah mewah di kawasan Menteng tampak berbeda dari biasanya. Berderet rangkaian bunga duka cita berjejer rapi di jalanan menuju rumah mewah tersebut. Rumah yang seharusnya menyambut hari bahagia dengan diadakan pesta pernikahan Riko Ettan Brotoseno dengan Vanya Zakia Asmoro kini dipenuhi awan gelap.
Duka menyelimuti rumah keluarga Raden Brotoseno seorang konglomerat nomor tiga di Indonesia. Riko sang pewaris, putra dari Bayu Brotoseno dengan Pramudita Winoto semalam mengalami kecelakaan tunggal di tol. Riko menabrak truk tronton dengan kecepatan tinggi sehingga meninggal di tempat tanpa sempat menerima perawatan medis.
Duduk di kursi utama Raden Brotoseno menatap peti jenazah cucunya. Pramudita terpuruk di lantai memeluk peti jenazah putranya sambil menangis pilu. Tangannya terus mengusap peti seolah tengah mengusap sang putra. Sedangkan Bayu hanya diam dengan tatapan kosong ke arah peti. Prisha adik Riko menangis lirih karena kehilangan kakak.
Pelayat datang silih berganti mengucapkan duka cita. Pelayat berdatangan dari berbagai kalangan dari pengusaha, pejabat, sampai petinggi partai politik datang mengucapkan duka cita karena nama Brotoseno telah lama menjadi simbol kekuasaan bisnis Indonesia.
Vanya datang bersama keluarganya membuat suasana duka semakin terasa. Jeritan histeris dan memilukan memenuhi rumah duka. Vanya memeluk peti jenazah Riko sambil menangis. Gambaran kesedihan tersebut menjadikan mereka sasaran empuk kamera wartawan.
“Kenapa begini, Riko?” jeritnya pilu. “Kita mau menikah bulan depan, Beb. Kenapa kamu tinggalkan aku?”
Sari ibu Vanya memeluk putrinya menenangkan.
“Sudah, Nya. Kamu harus ikhlas biar Riko tenang di sana,” bujuk Sari lirih.
“Tapi Mama kita mau nikah, kenapa dia harus pergi,” protes Vanya tidak terima kepergian Riko yang mendadak.
Sari memeluk memberikan kekuatan atas kehilangan yang tengah dirasakan. Bondan Ayah Vanya berdiri diam menyaksikan putrinya yang terus meraung. Wahyu Asmoro kepala keluarga Asmoro melangkah menuju Raden Brotoseno untuk memberikan dukungan serta ucapan duka cita atas kepergian cucunya.