Warung Epistemik Pagi 06.00 Wib

Oleh: Jumadil Awal

Blurb

Tiga mahasiswa semester 6, Mang (IT), Bung (Filsafat), Deng (Matematika), bosan menjadi beban orangtua. Mereka mengambil uang SPP masing-masing, total 6 juta, dan membangun warung kopi dari bambu dan kursi bekas. Tapi usaha gagal. Utang menumpuk. SIAK memblokir ujian mereka.

Di kamar kos 3x4, Bung menangis di pojok ruangan. Mereka pulang ke rumah, mengaku ke orangtua, dan diterima dengan air mata. Dari situlah mereka belajar bahwa kegagalan adalah data, dan kejujuran adalah epsilon yang memberi ruang untuk memaafkan diri.

Dengan hati baru, mereka bangkit. Mengelola warung dengan disiplin, membuka cabang kedua, dan menyelesaikan kuliah. Di akhir perjalanan, mereka wisuda dengan dua warung kopi dan satu pelajaran: sukses tanpa pengorbanan hanyalah kebetulan. Tapi sukses dari kegagalan adalah pelajaran sejati.

Lihat selengkapnya