Meski tiga tahun sudah berlalu, Mily masih merasa seperti sedang bermimpi. Banyak hal sudah terjadi. Banyak hal sudah terlewati.
Tiga tahun lalu, Mily menerima Kos Dharmawangsa sebagai warisan yang tidak pernah dimintanya. Sekarang, bangunan itu sudah berganti nama menjadi Wishful Home–tempat pulang yang penuh harapan.
Tiga tahun lalu, Mily menganggap Kos Dharmawangsa beserta enam penghuninya adalah beban baru di kehidupan kuliahnya. Sekarang, enam orang itu malah menjadi orang-orang terdekatnya, menjadi keluarganya.
Ada banyak perubahan setelah tiga tahun berlalu. Salah satunya status mereka yang bukan lagi mahasiswa, kecuali Rian dan Satya. Sekarang Saka sudah menjadi finance officer di suatu perusahaan, Rakhai sudah punya bengkel sendiri, Yudhit bekerja sebagai manajer operasional, Jevin baru saja switch karir dari content strategist ke public relations di suatu start up, dan Rian-Satya sudah jadi mahasiswa semester akhir yang lagi sibuk magang dan skripsian. Mily sempat bekerja di instansi pemerintahan setelah lulus, tapi kemudian memutuskan untuk menjadi editor lepas agar bisa tetap mengurus Wishful Home.
Meski status mereka sudah berganti, suasana Wishful Home nyaris tidak mengalami perubahan.
Setiap hari masih terdengar suara Rakhai dan gitarnya. Saka masih sering mengomel kalau ada yang tidak mau piket. Jevin masih suka memasak di dapur. Rian dan Satya masih sering bertengkar dan berebut lauk di meja makan. Yudhit juga masih menjadi orang yang paling irit bicara, tapi paling intens perhatiannya.
Satu hal yang paling Mily syukuri selama tiga tahun ini adalah tidak ada satu pun dari mereka yang benar-benar pergi. Wishful Home masih dihuni oleh Saka, Rakhai, Yudhit, Jevin, Rian, dan Satya. Bangunan itu masih ramai. Masih hangat. Masih menjadi tempat pulang paling nyaman.
^^^
Taraksa💗
Today
Kerjaanku sore ini udah kelar
Nge-date yuk!
Ke mana?
Cari ramen
Ramen mulu
Ya nanti cari yang lain juga
Intinya kita nge-date
Udah lama banget nggak jalan berdua sama kamu
Cie … kangen ya?
Pakai nanya!
Kamu di rumah, kan?
Aku jemput kamu langsung aja, nggak ke kosan
Biar nggak ada yang merusuh
Yah, kamu telat sih ngomongnya
Aku udah di kosan, lagi main uno sama yang lain
Malasss
Kalau mereka tau kita mau jalan jadi ribet