Wo Ai Ni "Novel"

Herman Siem
Chapter #3

Ku Kejar Cinta Sampai Ke China

Terasa lemas dua kaki Tedy berat untuk melangkah, wajahnya menahan marah bercampur menahan sedih berdiri perhatikan rumah petakan ada di hadapannya. Perabotan berantakan tercecer terlempar dari dalan di sertai suara teriakan marah-marah.

"Brak! Brug! Prang!" suara perabotan dan piring pecah sontak mundur Tedy saat pecahan piring hampir mengenai kakinya.

"Uhhhh! Kesal gua! Kesal gua! Udah 3 bulan dia ngak bayar sewa kontrakan! Hehh sekarang dia pergi ngak tahu kemana! Uhhhh!" pelan-pelan keluar seraya bumi ikut bergetar bergoyang dengan kemarahan Lasmi, wanita bertubuh tambun juragan kontrakan.

"Nah loe kebetulan datang!" capat Lasmi berlari, seraya banteng akan nyeruduk. Cepat Tedy menghindar ketakutan lari berputar-putar, makin di kejar Lasmi makin cepat mengejarnya.

Hampir ngos-ngosan napas Tedy berlari di kejar Lasmi, makin keluar asap dari dua lobang hidungnya yag gede kayak bakpo.

"Mpok ... Tunggu ...!" berdiri Tedy di depan Lasmi sontak tidak bisa berhenti dadakan dan seketika menabrak jatuh Tedy ketindihan tubuh Lasmi.

"Busyet, busyet gua ketiban kapal selam," rada sesak napas Tedy, tapi tidak pada Lasmi yang malahan senyum-senyum.

"Iiih ... Sana loe banteng bengkak!" terjatuh Lasmi saat di dorong Tedy cepat beranjak bangun masih menahan sesak napasnya.

"Gila. Badannya loe berat bangat. Benar orang yang kontrak sama loe pada takut, karena loe julukin banteng bengkak!" masih ngos-ngosan napas Tedy.

"Apa loe kata?!" lagak kaya pesumo Jepang, kemudian marah Lasmi bangun dua kakinya di hentakan berapa kali ketanah bergetar keluar asap, baju daster merahnya megar kayak payung pinggiran pantai.

"Uhhhh! Gua gibeng loe! Gua ngak peduli loe mau bilang apa tentang gua! Yang penting loe bayar kontrakan si Aling yang udah kabur ngak bayar tuh! Bayar dong Bang Tedy ganteng," tadinya di kira mau ngamuk nyeruduk Tedy udah ketakutan, heh ngak tahunya baik-baikin Tedy minta bayarin kontrakan Aling.

"Aling kabur?"

"Iya si Aling kabur. Mana belum bayar kontrakan 3 bulan lagi," belum sempat Tedy tanya rinci, udah ngerocos mulut Lasmi ngegerutu nguring sedih.

"Masalah uang sewa kontrakan Aling yang belum bayar 3 bulan. Tenang, ntar gua yang bayar. Tapi loe tahu ngak? Aling kabur kemana?" bingung Tedy rada risih saat wajahnya di elus-elus Lasmi.

Lihat selengkapnya