Blurb
Disampaikan Secara Sublim Novel WUTHERING HEIGHTS (Rumah Badaiku), dikaitkan dengan halus tidak kentara menyelinap dalam kata, kalimat dan paragraf dalam menghadirkan peristiwa lampau dan yang sedang berlangsung, membawa pembaca mengikuti alur dari peristiwa yang menyergah tiba-tiba hadir dari kemampuan penulis menghadirkan nya melalui muatan susastra nya. Tidak ubahnya seorang sedang bermonolog.
Memang narasi novel ini disampaikan secara monolog. Satu keinginan penulisnya menyampaikan karya sastra yang unik. Berupaya beda dengan karya-karya lain yang akan menambah perbendahara an karya sastra tanah air.
Cerita mengambil setting dan suasana atmosfir tahun '70-an. Mengisahkan keluarga kaya petani kapas keturunan belanda yang tersisa. Berupaya ingin memiliki kembali tanah luas tak bertepi disalah satu desa (Kalipang) di Pasuruan Jawa Timur yang diwarnai kisah asmara penuh drama. **