Blurb
Sejauh mana kita mengenal diri sendiri?
Raka terbiasa mengalah dan mengutamakan orang lain. Begitu lama, sampai ia mengira begitulah cara hidup yang benar.
Keluarganya bergantung padanya. Orang-orang di kantornya mengandalkannya.
Hingga konflik keluarga memaksanya melihat luka yang selama ini ia hindari. Di saat yang sama, kantor tempat ia bekerja mengajarkannya bahwa satu kesalahan lebih mudah diingat daripada seribu kebaikan.
Di titik itulah Raka mulai mempertanyakan keyakinan yang selama ini ia pegang.
Benarkah menjadi orang baik selalu berarti mengorbankan diri sendiri?