Yang Tidak Kita Pilih

Dwitia Yanuanti
Chapter #45

Bab 39 : Undangan

POV NADIRA

Aku berdiri di depan cermin yang ada di dinding ruang tamu kosan, merapikan gaun sederhana yang kupakai. Tidak berlebihan. Tidak ingin mencolok.

Dodi sudah siap lebih dulu, rapi seperti biasa.

"Kamu cantik," katanya.

Aku tersenyum.

"Makasih."

Kami berangkat tanpa banyak bicara. Di mobil, Dodi bercerita tentang temannya yang menikah—tentang dulu satu organisasi, tentang cerita-cerita lama. Aku mendengarkan.

********

Di Resepsi

Gedung itu terang. Musik mengalun pelan. Orang-orang tersenyum dengan rapi.

Aku berdiri di samping Dodi, menyapa satu per satu temannya.

"Ini Nadira," kata Dodi setiap kali memperkenalkanku.

"Pacar aku."

Beberapa orang tersenyum ramah. Beberapa bertanya basa-basi.

"Kerja di mana sekarang?"

"Penulis skenario sinetron," jawabku jujur.

"Oh," kata mereka.

Lihat selengkapnya