Yang Tidak Kita Pilih

Dwitia Yanuanti
Chapter #46

Bab 40 : Malam yang Panjang

POV NADIRA

Aku sedang duduk di salah satu kafe di dalam mall Jakarta, laptop terbuka, catatan berserakan.

Di depanku, beberapa teman satu tim dan head script writer kami, Andre, sedang berdiskusi. Nada bicara cepat, berpindah dari satu ide ke ide lain.

Di tengah itu, aku melihat Dodi. Ia berdiri tidak jauh dari meja kami. Dadaku langsung mengencang.

"Mas, aku izin sebentar ya," kataku pada Andre. Ia mengangguk singkat.

Aku berdiri dan menghampiri Dodi.

"Dod," kataku pelan. "Aku masih meeting. Kamu tunggu di meja sini dulu ya."

Dodi menoleh ke arah meja kosong di dekat kami.

"Iya," katanya. "Aku pesen kopi dulu aja."

Aku mengangguk, lalu kembali ke meja meeting.

Waktu berjalan lebih lambat dari yang kupikir. Jam sembilan malam, kami belum juga selesai. Aku kembali menghampiri Dodi.

"Dod," kataku lagi. "Belum beres. Bosku ngajak pindah meeting ke kafe sebelah biar gak bosen."

Dodi melirik jam tangannya.

Aku buru-buru menambahkan,

"Kalau kamu mau pulang dulu juga gapapa. Besok kamu kerja, kan? Aku bisa naik taksi."

Dodi menatapku sebentar.

"Aku udah keburu nyampe sini," katanya. "Masa aku biarin kamu pulang sendiri?"

Aku terdiam, lalu mengangguk kecil.

"Kalau kamu gak keberatan..."

"Enggak," jawabnya singkat.

Lihat selengkapnya