Yang Tidak Kita Pilih

Dwitia Yanuanti
Chapter #50

Bab 44 : Masih Bersama

POV NADIRA

Dodi mengantarku pulang ke kosan setelah arisan keluarga di rumahnya. Jam hampir tengah malam ketika mobil Dodi berhenti di depan kosanku.

Jalanan sudah jauh lebih sepi. Lampu-lampu terlihat lebih redup dari biasanya—atau mungkin mataku saja yang lelah.

Aku tidak langsung membuka pintu.

Dodi mematikan mesin. Kabin mobil mendadak sunyi, hanya suara AC yang pelan.

Aku menoleh ke arahnya.

"Dod..."

Suaraku terdengar ragu, bahkan di telingaku sendiri.

"Iya?" jawabnya.

Aku menarik napas, menahannya sebentar, lalu melepaskannya pelan.

"Kenapa..."

Aku berhenti, mencari kata yang tepat.

"Kenapa kamu masih bersamaku sampai hari ini?"

Deg.

Pertanyaan itu keluar begitu saja. Tidak pernah kurencanakan. Tapi mungkin sudah lama tinggal di dadaku.

Dodi menoleh. Wajahnya serius, bukan terkejut—lebih seperti sedang mencoba memahami.

"Kenapa kamu nanya kayak gini?" tanyanya.

Aku mengangkat bahu, mencoba terdengar santai.

"Gak tau."

Aku tersenyum kecil. "Sejak awal pacaran aku selalu ngerasa..."

"...aku siap kapan pun kamu putusin."

Dodi diam. Sunyi itu panjang. Tidak menakutkan, tapi berat.

Aku tertawa kecil—tertawa yang cepat-cepat.

"Gak apa-apa kok," kataku. "Kalo kamu gak mau jawab juga gapapa."

Aku meraih handle pintu, siap turun. Tapi tangan Dodi lebih cepat. Ia menahanku.

"Nad."

Aku menoleh.

Lihat selengkapnya