Zachariel

Oleh: Davian Mel

Blurb

Zachariel, malaikat termuda dari barisan para archangel. Ia diciptakan berbeda, dengan rambut hitam dan warna mata yang kelam, tidak seperti kakak-kakaknya yang memiliki rambut keemasan dan sepasang mata yang cerah. Alih-alih mengenakan sayapnya untuk terbang, ia lebih senang menderapkan kakinya yang kuat dan berlari-lari di sekitar surga. Sehingga mudah melacak keberadaannya, dan mudah untuk mengetahui ketidakberadaannya.

Surga kehilangan suara derap langkahnya dalam beberapa waktu.

Michael, merasa bertanggung jawab atas hilangnya Zachariel. Ia memerintahkan seluruh malaikat untuk mencari Zachariel di seluruh jagad raya, dan paranoidnya berkembang saat salah satu prajurit malaikatnya menemukan Zachariel bermain-main di muka bumi. Ia merasa murka dan menyuruh Zachariel kembali, dan kata-kata pertama yang dicetuskan Zachariel saat kembali adalah...

"Jadi semua itu benar. Karena aku baru saja melihat bagaimana manusia berhasil berbuat kerusakan di muka bumi."

Kalimat itu cukup untuk menghidupkan kembali kenangan yang seharusnya tetap terkubur.

Lucifer.

Kini, untuk pertama kalinya sejak perang itu berakhir, Michael kembali menggenggam pedang Tuhan—bukan karena musuhnya telah kembali, melainkan karena adiknya mulai mengajukan pertanyaan yang sama. Namun Zachariel tidak berhenti. Ia tetap melihat. Tetap mencari. Hingga ia mulai memahami sesuatu yang bahkan tidak dimiliki oleh para malaikat—

iman.

Lihat selengkapnya