Zona Zombie -Novel-

Herman Siem
Chapter #14

Sedikit Tersenyum

Mulai ada senyuman, walau hatinya tidak bisa lekang lepas dari kesedihan dengan apa yang di hadapinya saat ini.

Hanya menatap wajah tampan dan menahan tawa raut wajah yang tadinya sedih tercekan ketakutan, kini mulai tersenyum seraya melupakan Bayu, pacarnya.

"Auw!" menahan sakit saat tetesan ocat cair membasahi lengan dan goresan luka kaki tersobek celana hitam berbahan semi kanvas yang di pakainya Lukas.

"Ini belum seberapa sakitnya tahu," seraya meledek menahan geli tawa.

Gayatri beranjak bangun setelah duduk jongkok mengobati luka duduk berhadapan cowok kurir tampan.

Mungkin sekarang ini dirinya bisa tersenyum walau sedikit, hatinya masih gamang risau dengan keadaan rumah.

Terlebih semua keluarganya sudah menjadi zombie, dirinya hanya sendiri makin tercekam dalam ketakutan dan bahkan rasa takut makin bersarang dalam pikiran Gayatri.

"Makasih ya, loe udah mau sempat-sempatin anterin paket gua," ujar Gayatri tersenyum berdiri di hadapan Lukas beranjak bangun.

"Gua, yang harus terima kasih sama loe. Loe, udah mau maafin gua. Ya, karena gua telat anterin paket loe," sahut Lukas melirik ponsel baru hanya di geletakan saja diatas ranjang sejak dari tadi semraut tidak karuan.

"Gua, Gayatri. Panggil aja gua, Gaya." sambil mengulurkan tangan kanan dengan tatapan wajah tersenyum makin tidak mau mengalihkan wajahnya.

Menunggu sesaat uluran tangan kanan Gayatri belum ada sambutan dari tangan kanannya Lukas. Tapi apa dia lupa cuman menatap wajah cantiknya gadis yang masih bisa selamat dari serangan zombie-zombie gila itu.

"Loe, ngak mau kenalan sama gua? Satu-satunya gadis paling cantik disini. Dirumah zona zombie ini?" menahan tawa Gayatri.

"Gua, Lukas." sontak uluran tangan kanannya sesaat menggenggam erat telapak tangan Gayatri.

Makin hangat telapak tangan yang dingin itu masih terasa ada ketakutan dari dua matanya walau di sembunyikan menahan tawa kecil.

"Maaf," tidak enak hati juga lama-lama gratisan telapak tangan kurir tampan masih memeluk erat tangannya Gayatri.

Lihat selengkapnya