Aku pernah berhenti menulis, bukan karena tak cinta, melainkan karena hidup terlalu bising.
Ada jeda yang panjang, hingga tinta mengering di ujung rindu, dan halaman-halaman hanya berisi sunyi.
menulis bukan tentang tak pernah berhenti, melainkan tentang berani kembali setelah jeda yang teramat lama. so, here i am dengan nama pena baru, Arunika sekar