LIFT: Ketika Masa Lalu Berdiri di Hadapanmu

Oleh: Ade Ubaidil

Blurb

Seorang pejabat koruptif yang berusaha kabur setelah dijadikan tersangka, namun tiba-tiba ditunjukkan masa lalunya di dalam lift, puncaknya saat di lantai dasar ia bertemu dirinya di masa muda sewaktu menjadi aktivis mahasiswa, tanpa sadar ia mengakui kesalahannya sendiri di hadapan para polisi.

Premis

Seorang pejabat koruptif yang berusaha kabur setelah dijadikan tersangka, namun tiba-tiba ditunjukkan masa lalunya di dalam lift, puncaknya saat di lantai dasar ia bertemu dirinya di masa muda sewaktu menjadi aktivis mahasiswa, tanpa sadar ia mengakui kesalahannya sendiri di hadapan para polisi.

Karakter

Setno (40) tinggal di lantai 40. Ia tersangka kasus korupsi dan menerima suap dari sebuah instansi yang bermasalah. Setelah mendapatkan surat panggilan kepolisian yang kesekian, ia berusaha kabur dari apartemen pribadinya.

Tidak seperti biasanya, saat ia masuk ke sebuah lift, ia merasa ruang lift memanjang ke belakang. Setiap turun satu lantai, lift akan terbuka. Di hadapannya, bukan lagi ruangan apartemen yang ia kenali. Tetapi, setiap lantai mewakili masa lalunya dari tahun ke tahun.

Mulai dari bertemu seorang badut Wowo (50) yang pernah datang di perayaan ulang tahun pertamanya, lalu bertemu ayah dan dirinya berusia 10 tahun yang mengobrol tentang nilai-nilai kejujuran, perjumpaan dengan istrinya, Rika (35) yang berselingkuh darinya, hingga saat ia akan tiba di lantai dasar muncullah segerombolan mahasiswa yang mau berdemo.

Di antara mahasiswa itu, samar-samar ia melihat dirinya di masa muda. Rupanya ia dulu seorang aktivis. Sewaktu tiba di lantai satu, ia berdesakan tak bisa keluar, sampai tiba-tiba pintu lift tertutup kembali. Saat ia menengok ke belakang, ia terkesiap ternyata dirinya di masa muda itu masih berdiri di sana.

Setno diajak berdialog dengan dirinya sendiri. Tentang prinsip hidupnya, ideologinya, tujuan hidupnya di masa lalu. Akhirnya ia mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan melakukan tindak korupsi lagi. Setno meminta maaf pada dirinya di masa muda.

Setno tidak sadar bahwa pintu lift sedari tadi sudah terbuka. Ia malah terus merengek teringat semua dosanya. Setelah ia sadar, ternyata sosoknya di masa muda itu telah hilang dari hadapannya entah sejak kapan. Saat ia melihat ke pintu keluar lift, para polisi sudah berdiri menghadangnya.
Lihat selengkapnya