Blurb
SALIM (17) tinggal di Pulau Laut, Natuna. Salah satu pulau terluar di Indonesia yang hanya kebagian "sisa-sisa" dunia. Setiap hari, Salim berusaha memperbaiki sampan buatannya sendiri yang, dua tahun lalu, jadi penyebab kakaknya, SAFAR, hilang di laut. Bagi Salim, memperbaiki sampan itu adalah cara menebus rasa bersalahnya. Masalahnya, Salim tak punya cukup uang.
Suatu hari, sebuah perahu asing terdampar di Pulau Laut, ketakutan segera menyebar. Kecamasan akan ancaman komunisme merasuki kehidupan warga. Salim, dengan rasa penasarannya, berhasil menemukan tempat persembunyian para penumpang perahu asing itu. Alih-alih melapor, diam-diam, Salim justru membantu para pengungsi yang kelaparan itu dengan imbalan uang Vietnam.