A broken soul trapped in silence

Oleh: Dromeria

Malam merayap turun menyelimuti ibu kota Kraftvoll, membawa serta hawa dingin yang menusuk tulang. Aku berdiri bersandar pada bingkai jendela kamarku yang terbuat dari kayu mahoni berukir, membiarkan angin malam menerpa wajahku. Angin ini membawa aroma yang sangat kukenal. Campuran antara wangi mawar dari taman kerajaan yang dirawat secara obsesif, bau tembaga dari baju zirah para penjaga yang berpatroli, dan anyir kebohongan yang menguar dari se...

Baca selengkapnya →