Aku Belum Selesai, Tapi Aku Bertahan

Oleh: Vincentius Atrayu Januar Dewanto

“Aku capek.”

Kalimat itu akhirnya keluar juga dari mulutku, pelan, hampir seperti bisikan yang takut didengar dunia.

Laptop di hadapanku masih menampilkan halaman yang sama. Bab IV hasil penelitian. Sudah tiga jam aku duduk di tempat yang sama, di kursi yang sama, dengan secangkir kopi yang sejak satu jam lalu sudah tidak lagi hangat. Namun, tidak ada satu paragraf pun yang benar-benar selesai.

Kursor itu terus berkedip.

Satu kali.

Dua kali.

Tiga k...

Baca selengkapnya →