Langit senja itu memang indah. Awan makin abu-abu. Meski itu bukan abu-abu biasa. Seperti mau hujan, tapi hujan tak turun-turun.
Aku terkekeh. Kopi ini sudah tandas. Selesai sudah aku menulis sebuah cerita di platform menulis ini.
Hanya lewat tulisan, aku jujur. Hanya lewat tulisan pula, aku memintal rindu. Entah itu, entah rindu untuk siapa. Rindu yang sebagian dari rindu-rindu itu, tersimpan banyak penyesalan. Penyesalan kenapa dulu itu tidak begini, tidak be...