SURAT UNTUK KIRANA
Bagian Satu
Taman Baca dan Perempuan Bersyal Cokelat
Setiap sore, Rama selalu duduk di kursi kayu dekat jendela taman baca.
Ia akan membuka buku yang sama, memesan kopi hitam yang sama, lalu memandang ke jalan kecil di depan gedung, berharap seseorang datang dari kejauhan.
Namanya Kirana.
Sudah dua tahun Kirana tidak pernah muncul lagi.
Rama tidak pernah benar-benar bisa menjelaskan kepada siapa pun mengapa ia terus datang ke tempat ...