Malam itu hujan turun seperti dunia sedang mencoba menenggelamkan kota
Nara berdiri di bawa atap minimarket sambil memeluk tas kain lusuunya erat erat.jam di layar toko menunjukan pukul 11.20 .jalan mulai sepih.lampu kendaraan memantul di aspal basah seperti kelit kecil yang terus bergerak.
Ia menghela nafas pelan
Hari itu melalahkan
Kuliah pagi,kerja sore sampai malam,lalu pulang ke kamar kos sempit yang bahkan dindingnya mulai lembap karena hujan.hiduo narah terasa seperti lingkaran yang tidaj perna berubah.
Dan bagian paling menyedihkan dalam semua itu adalah ...
Tidak ada siapapun yang benar benar menunggunya pulang
Ibunya meninggal dua tahun lalu karena sakit.ayahnya menikah lagi enam bulan lalu setal...