Anastesi di Jari Jemari Kiri

Oleh: Skaya

Sunyi menyapa malam ini, angin di luar jendela menusuk kalbu menyapaku seperti biasanya. Malam-malam telah ku lewati dengan sesak pilu di dada, sendu batinku kian menyiksa. Di ruangan ini, tempat yang seharusnya membuatku nyaman sejak belasan tahun lalu berubah menjadi jeruji besi yang dingin.

Orang lain menenangkan diri dengan meminum alkohol, berbeda denganku yang hanya setiap harinya mengkonsumsi obat-obatan penenang dari psikiater. Sudah hampir bertahun-tahun perasaan ini kian menyiksaku.

Aku hanya bisa memeluk erat sebuah kayu yang tengahnya ...

Baca selengkapnya →