Hujan turun sejak sore, dari balik jendela kamar, Indra memandangi titik-titik air yang perlahan mengalir di kaca. Kota di luar sana tampak buram. Lampu-lampu jalan berubah menjadi bayangan kuning yang bergetar di antara derasnya hujan.
Di atas meja, ada sebuah foto lama, dua anak laki-laki duduk berdampingan di sebuah bukit, punggung mereka menghadap kamera. Yang satu mengenakan jaket hitam dengan ransel di belakangnya. Yang lain memakai jaket putih.
Di bawah foto itu tertulis dengan tulisan tangan yang mulai pudar: “Sahabat selamanya.”
Indra tersenyum kecil, Namun senyum itu hanya bertahan beberapa detik, setelahnya, dadanya kembali terasa sesak.
Sudah tiga tahun berlalu sejak hari itu.
Tiga tahun sejak te...