Baaa-baba-baaa-bababa-baaaanguuun!

Oleh: Arba Sono

Sebuah bohlam dengan kabel melilit seperti habis ditarik berada di ambang kematian, dipaksa menerangi ruangan berukuran 3x4 meter. Berantakan. Sungguh ruangan yang berantakan. Bantal terlempar ke lantai di atas baju-baju yang berceceran. Juga nampak beberapa celana dalam tergantung pada sebuah tali, membentuk sebuah barisan yang rapi. Tetes demi tetes air itu, terjun bebas dari barisan celana dalam yang tergantung, membentuk suatu genangan di atas karpet lusuh. Irama suara tetesan air yang jatuh seakan memenuhi ruangan itu.

Tak lama kemudian, genangan itu diserang oleh sebuah langkah kaki yang berhenti di atasnya. Ukuran telapak kakinya hampir menutup genangan itu sepenuhnya. Telapak kaki itu milik seorang pria tel...

Baca selengkapnya →