Bagai Ayam Jago Masuk ke Gerai Ayam Goreng

Oleh: Nuel Lubis

Iman Sianipar menghentikan langkahnya di depan sebuah gerai ayam goreng. Pagi itu trotoar masih lengang. Matahari baru naik, sementara pintu kaca restoran belum sepenuhnya ramai didatangi pelanggan.

Namun ada sesuatu yang membuatnya berhenti. Itu adalah seekor ayam jago berdiri tepat di depan pintu masuk. Ayam itu tidak berkokok. Tidak pula berlari ketakutan. Ia hanya memandangi logo besar di atas pintu seolah sedang berpikir.

Iman tersenyum tipis.

"Lucu juga," gumam Iman. "Kalau ayam bisa berpikir, mungkin dia lagi bingung."

Ia membayangkan isi kepala ayam itu.

"Kalau aku masuk, mungkin aku bakal dipotong. Tapi kalau aku nggak masuk ... aku juga ng...

Baca selengkapnya →