Mata Mitha tidak minus, apalagi buta, jadi dia bisa memastikan bahwa sekian meter di depannya, dalam lalu-lalang ramainya orang di pusat perbelanjaan ini, cowok yang tengah bersama gadis berambut keriting spiral itu adalah Edgar!
Mitha tertegun.
Persendiannya kaku seketika. Rasanya ia tak bisa bergerak. Tegak bagai patung!
Mesra sekali! Tawa itu, tatapan itu, bahkan atmosfer yang mengelilingi mereka mewujudkan untaian yang membuat dadanya perih tiba...