Aku pernah berpikir bahwa menjadi perempuan mandiri adalah sebuah keberuntungan.
Aku bisa bekerja.
Aku bisa membeli sesuatu dengan uangku sendiri.
Aku tidak perlu meminta kepada siapa pun ketika menginginkan sesuatu.
Dan ketika aku mencintai seseorang, aku juga tidak keberatan berbagi.
Itulah kesalahanku.
Bukan karena aku punya uang.
Bukan karena aku terlalu mandiri.
Tapi karena aku pernah mengira bahwa seseorang yang mencintaiku akan tahu kapan harus menerima dan kapan harus berhenti meminta.
Namanya Raka.
Ketika kam...